About Hiu

 blogger solo gitu what ...!!!

Simple working father for his son, selama ini dalam otaknya tidak banyak berubah seperti 20-an tahun yang lalu. Kecenderungan untuk bertingkahlaku seperti anak2 yang terjebak dalam tubuh orang dewasa, atau bisa juga dibilang sekarang ini telah berubah menjadi orang dewasa yang terjebak dalam pikiran anak-anak, membuat Hiu lebih memilih media ini untuk mengumbar isi otaknya itu. Karena baginya pikiran anak-anak adalah pikiran yang terus berkembang… tumbuh seperti cendawan tersiram hujan-hujan di awal musim, semacam balon yang ditiup tergesa-gesa. Kadang kadang mengembang melebihi ukuran tempurung kepalanya, atau kerap juga menciut ketika ia harus menarik napas dalam-dalam untuk tiupan berikutnya… ahh tidaklah mudah menggambarkan isi pikiran dengan perumpamaan meniup balon.

Sebaiknya kau temukan saja sendiri nanti, jika memang berjodoh kau akan temukan tulisan2 buah pikiranya itu. Nah! kau ambillah beberapa yang berguna, jika berkenan berikan pula kritikan atau saran. Dari situ tentu kau akan mengerti juga.

Mengenai aku yang lain hmm …. sepertinya saat ini aku sedang menjalani semacam karma, akibat dari perbuatanku dulu. Tapi bagaimanapun buku2 tentang motivasi dan banyak hal tentang menggerakkan pikiran mempengaruhi, aku tetap ikhlas menjalani. Alih-alih mengikuti kata hati, dapat berkata-kata saja hatiku ini sudah sangat gembira. Semua sudah aku tinggalkan di belakang.. sertifikat A1 yang sampai sekarang masih dipelupuk mata.. misi-misi yang mengandung mara bahaya.. strata1 yang masih saja menunggu skripsi yang halamannya sekarang beterbangan entah kemana setelah 5 judul belum juga disetujui. Ditempat kuliahku dulu adalah mahasiswa-mahasiswa putus asa yang tidak diterima di jurusan lain, sehingga harus menanggung siksa yang tak terkira-kira. Setiap mata kuliah diawali dengan lari 5 kali keliling lapangan bola dengan sungguh-sungguh, kemudian dilanjutkan dengan mata kuliah inti yang jika tak mudah menguasainya maka dapat dipastikan sampai habis masa perkuliahan harus mengulang gerakan yang sama.. diulang.. diulang.. dan lagi. Tersiksa memang. Tapi meskipun begitu Hiu melewati semua mata kuliahnya, meskipun menyita 10 semester masa studinya + 2 semester perpanjangan untuk menyusun skripsi tapi… akhirnya semua patah berkalang-kalang. Mengambil keputusan yang salah ! menikah.
Tahun ini adalah tahun ketiga aku bertahan. Ikhlas. Maka jika Tuhan menciptakan blog dengan kemudahaanya pastilah diciptakan untuk orang - orang seperti aku, agar dapat terobati dan tersalurkan ruang ruang rindu dalam hati yang ditinggal pergi penghuni satu-satunya sepanjang aliran darah yang tak mau beku juga. Aku berterima kasih untuk itu. Semua hanya aku fokuskan untuk satu titik point saja. Membesarkan dan membekali Zapete dengan segala yang dapat aku berikan. Segalanya dalam hidupku. Agar jangan pernah sekali saja berkeputusan salah.

Free Image Hosting at allyoucanupload.com